Saturday, December 19, 2009

Air Mata Wanita...

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.

"Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab aku wanita".
"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya
tersenyum dan
memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan p
ernah mengerti...."

Kemudian anak itu
bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu
menangis?, Ibu men
angis tanpa sebab yang jelas". sang ayah
menjawab, "Semua wanita memang sering menangis tan
pa alasan". Hanya
itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.


Sampai kemudian s
i anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap
bertanya-tanya, me
ngapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam,
ia bermimpi dan be
rtanya kepada Tuhan, "Ya Allah, mengapa wanita
mudah sekali mena
ngis?"

Dalam mimpinya ia
merasa seolah Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan
wanita, Aku memb
uatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya,
agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isi
nya, walaupun juga
bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk mena
han kepala bayi
yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita
kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan
bayi dari rahimnya,
walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari
anaknya itu. Kuberikan keperkasaan yang
akan membuatnya tetap
bertahan, pantang
menyerah saat semua orang sudah putus asa.

Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau
letih, walau sakit, w
alau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, p
erasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai
semua anaknya da
lam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali
anak-anaknya itu
melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula
yang akan memb
erikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk
menahan lelap. Se
ntuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat
didekap dengan l
embut olehnya.

Kuberikan wanita
kekuatan untuk membimbing suaminya melalui
masa-masa sulit d
an menjadi pelindung baginya. Sebab bukankah
tulang rusuk yang
melindungi setiap hati dan jantung agar tak
terkoyak.

Kuberikan kepad
anya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan
pengertian dan me
nyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak
pernah melukai is
trinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu
akan menguji seti
ap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar
tetap berdiri sejaja
r, saling melengkapi dan saling menyayangi.

Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan
perasaannya.
Inila
h yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat
digunakan kapan
pun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang
dimiliki wanita, w
alaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata
kehidupan".

" Akan Lahirlah Kehebatan Sebenar Wanita

Setelah Gugur Air Matanya Di Atas Sejadah Keinsafan "


7 pandangan:

Anonymous said...

Bismillah..

Harap komen nih tak berbaur chauvinism.

Sesungguhnya segala perkara-perkara ghaib itu(fadilat-fadilat tertentu, kata-kata Allah) hanya di ambil dari sumber2 nas yang sahih.

Jikalau betul cerita di atas, maka alangkah bagusnya diletakkan sumber atau sekurang-kurangnya qasam (sumpah) dari penulis seperti mengatakan "ini ialah sahih dan penulis tidak berdusta sama sekali"

Wallahu musta'an

ps: bukan anti-pompuan ek

Ashcroftstylus Az said...

Bagus artikel di atas....

walaupun tiada sumbernya, walaupun fantasi,

tetapi dari segi makna realiti, ia mungkin terjadi....atau dah jadi...

Ashcroftstylus Az said...

satu lagi..buat Anon...kalo nak tegur...x payah lah sembunyi tgn......tulis je name anda....

dell said...

hu2.betol2.sume adalah betol..

pemerhati ka? said...

ana macam tau je sape anonymous tu..
banin la tu..
mungkin juga yang rajin tulis kat chatbox tu..
maaf kalau tersilap..
wasalam..

Nasionalis Bertauhid said...

Salam.

Kalau Banin yang menangis, macam mana pulak? Konfius..

Urm, banin tak lembik k? Ni bukan Ribat lagi dah..

Anonymous said...

Bismillah

Memohon identiti?? Pemerhati ka tuh cam betul jerk.. XDH la

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

::Ikhwan GEN9::